Al-Ittihadiyah dan Inovasi Pendidikan Islam

Inovasi merupakan hal yang baik dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, diawali dari hal yang sederhana, kemudian diteruskan dengangagasan yang lebih besar. Inovasi pendidikan merupakan suatu hal yang sangatmendasar dan perlu dilaksanakan, agar pendidikan dapat memenuhi tuntutanmasyarakat dan pembangunan bangsa di segala bidang.

Pendidikan merupakan sarana paling penting bukan hanya sebagai wahana konservasi dalam arti tempat pemeliharaan, pelestarian, penanam, dan pewarisan nilai-nilai dari tradisi suatumasyarakat, tetapi juga sebagai sarana kreasi yang dapat menciptakan, mengembangkan dan mentransfornasikan umat ke arah pembentukan budaya baru.

Oleh karena itu, tokoh-tokoh pembaharuan Islam banyak menggunakan pendidikan Islam, baik yang bersifat formal, non-formal, untuk menyadarkanumat kembali kepada kejayaan Islan seperti masa lampau.Banyak bermunculan ormas-ormas Islam yang salah satu oreantasinyaadalah pendidikan, mulai dari Muhammadiyah (1912) di Yogyakarta, PersatuanIslam (1923) di Bandung, Nahdhatul Ulama (1926) di Surabaya, Al-Jamiatu Al-Washliyah (1930) di Medan, dan Al-Ittihadiyah (1935) di Medan.

Dalam makalahyang sederhana ini membahas tentang Al-Ittihadiyah, mulai dari sejarah berdiriAl-Ittihadiyah, peran Al-Ittihadiyah dalam membangun bangsa, gerakan Al-Ittihadiyah dalam pendidikan dan inovasi pendidikan Al-Ittihadiyah.